Jawaban singkat
Banyak benjolan di kulit, seperti lipoma, kista ateroma, keloid, atau tahi lalat, bersifat jinak, tetapi tetap perlu diperiksa dokter. Pengangkatan dipertimbangkan bila benjolan membesar, nyeri, meradang, berubah bentuk atau warna, atau mengganggu aktivitas dan penampilan. Dokter menentukan perlu tidaknya tindakan setelah pemeriksaan.
Benjolan apa saja yang sering ditemui?
Lipoma
Benjolan lemak yang lunak dan dapat digerakkan di bawah kulit.
Kista ateroma
Kantong berisi keratin di bawah kulit. Dapat meradang bila terinfeksi.
Keloid
Jaringan parut yang tumbuh melebihi batas luka asalnya.
Nevus (tahi lalat)
Kumpulan sel pigmen di kulit. Sebagian besar jinak.
Kapan benjolan perlu diperiksakan?
- Membesar dengan cepat
- Terasa nyeri, merah, atau keluar cairan
- Terasa keras dan sulit digerakkan
- Mengganggu aktivitas atau penampilan
Tahi lalat yang berubah bentuk, warna, atau ukuran, atau yang berdarah, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.
Bagaimana pengangkatannya?
- Pemeriksaan. Dokter menilai jenis, ukuran, dan letak benjolan.
- Bius lokal. Area di sekitar benjolan dibius agar tindakan dapat dilakukan dengan nyaman.
- Eksisi. Dokter mengangkat benjolan melalui sayatan, lalu menjahit kulit.
- Pemeriksaan jaringan. Bila diperlukan, jaringan diperiksa di laboratorium patologi.
- Kontrol. Luka dan jahitan dipantau sesuai jadwal dari dokter.
Keloid dapat tumbuh kembali setelah diangkat, sehingga dokter dapat menganjurkan penanganan tambahan.
Seperti apa perawatan setelahnya?
- Jaga luka tetap bersih dan kering sesuai anjuran dokter.
- Datang kontrol dan lepas jahitan sesuai jadwal.
- Bekas luka memudar bertahap; prosesnya berbeda pada tiap orang.
Pengangkatan lipoma, kista ateroma, keloid, dan nevus tersedia di layanan General Surgery. Konsultasi dilakukan bersama dr. Roosanie Patria Murti, Sp.B, M.Kes, dokter spesialis bedah.